Minggu, 05 Februari 2012

flashback tanggal 5 februari 2011
saat itu aku 'baru' mengenalmu, kejadian kejadian lucu yang gabisa tak lupain, gasegampang itu buat ngelupain kenangan yang kamu tinggalin, dan sangat salah kalo kamu nyuruh aku buat lupain semua itu. mustahil, aku nggak mungkin bisa lupain semua itu, mungkin aku hanya bisa nganggep itu sebuah pelajaran.
masih teringat jelas banget, kamu dibelakangku. dan saat aku noleh kebelakang, kamu ada dibelakangku persis, mungkin hanya berjarak 30 cm. jelas aku kaget, dan saat itu aku masi nggak ngerasa kalo km ada rasa sama aku pada saat 'itu'. dan akhirnya kamu sms aku, lucu bgt. kamu sempet bilang hapemu dibajak sama temenmu, padahal kamu tkt kalo aku nolak kamu. aku nggak langsung nerima kamu, aku butuh waktu buat mikir. aku putusin tanggal 7 februari 2011 aku jawab pertanyaanmu pagi pagi. seneng pas itu, aku masuk sekolah dan disenyumin 'pacar baru' dan sejujurnya saat itu aku memang nggak ada perasaan sama kamu. jelas aja, aku barusan putus dari mantanku dan 5 hari kemudian kamu nembak aku. emang hubungan kita nggak pernah berjalan mulus, selalu ada masalah. tapi aku merasa setiap masalah itu yang buat aku tambah ketergantungan sama kamu, dan sampai sekarang aku masih belum rela kamu pergi

dan sekarang 5 februari 2012, aku berharap bisa mengulang waktu sekali lagi dan aku bisa mengulang kejadian itu. tapi itu nggak mungkin. sekarang aku cuma bisa flashback saat saat dulu, nangis sendiri, mungkin itu yang bisa aku lakukan. "i'm stuck and you move on" kata kata itu bener2 mencerminkan keadaan yg sekarang. aku masih tetap mengharapkan, sementara kamu sudah bisa pergi. dan sekarang aku cuma bisa diam menatap layar hape yg nggak mungkin akan ada smsmu yang masuk. tapi aku salah, kamu sms aku. aku mengingatkanmu tentang hari ini, kamu cuma bisa bilang "happy aniv ya dek" 4 kata itu yang buat aku tambah sakit, dulu aku sering mendapatkan lebih dari 4 kata itu, tapi sekarang, mendapatkan 4 kata itu saja sudah membuat aku menangis. dan sms terakhir yg dia kirim ke aku itu bikin aku semakin drop, semakin jatuh, semakin sakit. "eh dek aku sms ini gaada maksud apa apa ya... aku cuma mau bilang kalo tanggal 7 aku nggak bisa ketemu ;) makasih" aku nggak bisa mikir apa apa lagi saat itu, sakit? pasti, cuma itu yang bisa aku rasakan sekarang. dan aku cuma bisa ndengerin lagu saat2 seperti ini, terpaksa aku pake  hapenya mama, ndak kuat liat hapeku sendiri. aku ndengerin radio dan pas banget lagunya, lagu melow, emang agak jadul tapi liriknya dalem, aku cuma hafal reffnya

Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri
Cintaku yang sejati

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

oke itu dalam bukan? sangat dalem dan seketika itu juga pasti aku menangis, itu pasti. aku mau ngeliat kamu bahagia, apapun itu, meskipun bukan bersama aku, aku munafik kan? iya memang aku munafik, tapi setidaknya aku uda bisa merelakan sedikit2 bahwa kamu bukan milikku lagi. kalo bisa memutar waktu, aku bakal minta kamu balik saat itu juga, kalo bisa ngualng waktu, aku gabakal ngelakuin semua itu, kalo bisa ngulang waktu, aku bakal buat kamu janji sama aku, nggak akan pacaran setelah sama aku, mungkin janji itu dulu pernah kamu ucapin, tapi buktinya kamu ingkarin, mungkin kamu lupa sehingga aku harus mengingatkanya lagi. tapi yasudah lah, itu cuma mimpi, khayalan yang ga mungkin terjadi, dan aku harus menyadarinya. aku harus bangun dari mimpi buruk ini, dan nggak selamanya hidup itu flashback. kenangan yang lalu itu cuma buat pelajaran aja, dan untuk pengalaman kali ini aku dapet pengalaman pahit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar