Sabtu, 19 November 2011

I'm too stupid to leave you.
Seriously I'm cann't leave you baby
Idk why I can't move on

Aku uda ngerasain, dimana aku sendiri tanpa dia lagi, tapi nggak sesakit sekarang, aku bener-bener ngerasa nggak ada nyawa. Aku sendiri, pagi cerah jadi suram, seakan menyuruhku tetap diam disini, untuk tidak pergi keluar, melihat dia. Untuk kesekian kali, jujur aku takut kehilangan, aku takut sendiri. Tapi aku nggak bisa berbuat apa apa, aku harus tetep terlihat bahagia, tersenyum dalam hati menangis.
Well, didekat dia aku nampak seperti biasa, lukaku tertutupi kemarahanku, kesedihanku, kelemahanku untuk mengakui aku sakit. Apakah dia tau perasaanku? Apakah dia tau keadaanku? Aku harap dia tau.
Ya aku terlalu sombong untuk mengakui aku menangis.
Tubuhku kaku untuk berbicara, tanganku bergetar mendengar namanya, mataku terpejam sejenak, membayangkan masa lalu.
Malamku penuh tangis, aku pernah berfikir, pantaskah aku menangisi dia? Apakah dia juga menangisi aku? Well, aku nggak peduli. Malamku berubah menjadi dingin, tak sedikitpun kehangatan menjamahiku. Aku ingin kembali seperti dulu . Gina yang dulu :"

"It took so long just to feel alright
Remember how to put back the light in my eyes"
"You're gonna catch a cold from the ice inside your soul"
"Don't you know I'm not your ghost anymore"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar